Foto: Ketua Dewan Pertimbangan DPW Partai NasDem Bali, Dr. Ir. Wayan Adnyana, S.H., M.Kn., (kiri) bersama Ketua DPW Partai NasDem Bali, Ir. I Nengah Senantara (kanan).
Denpasar
Tepat di peringatan HUT ke-14 Partai NasDem, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Bali mendapat tambahan kekuatan baru.
Sejumlah tokoh muda dan senior berpengaruh di Bali resmi bergabung memperkuat barisan partai besutan Surya Paloh, menandai semakin solidnya NasDem Bali menatap agenda politik 2029.
Salah satu figur yang menarik perhatian adalah Dr. Ir. Wayan Adnyana, S.H, M. Kn., tokoh yang dikenal luas di dunia politik dan akademik di Bali. Ia kini resmi bergabung dengan Partai NasDem dan dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPW Partai NasDem Bali.
Kehadiran Adnyana disebut menjadi amunisi baru yang memperkuat semangat perubahan dan mempertegas posisi NasDem sebagai partai terbuka bagi tokoh-tokoh potensial di Bali.
Ketua DPW Partai NasDem Bali, Ir. I Nengah Senantara, menyambut antusias bergabungnya Wayan Adnyana. Menurutnya, langkah ini menandai babak baru kebangkitan NasDem Bali, yang kini semakin tangguh dan solid menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Ya, benar. Pak Dr. Wayan Adnyana awalnya merupakan simpatisan, dan sekarang resmi menjadi bagian dari kader NasDem Bali. Kami tentu sangat senang dan bangga. Kehadiran beliau menjadi penguat sekaligus inspirasi bagi kader lainnya,” ujar Senantara.
Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali dari Partai NasDem ini menambahkan, Wayan Adnyana adalah sosok kader baru yang membawa semangat dan energi segar bagi partai.
Adnyana yang berasal dari Karangasem, sempat merantau ke Lampung, sebelum akhirnya kembali ke Bali. Kini, ia dikenal sebagai notaris sekaligus pendiri Universitas Bali Dwipa.
Selain menjadi penggerak di bidang pendidikan, ia juga siap berjuang di dunia politik melalui Partai NasDem.
“Pak Wayan Adnyana adalah salah satu kader fresh kami. Beliau berasal dari Karangasem, pernah merantau ke Lampung, dan kini kembali ke Bali. Sekarang beliau menjadi notaris sekaligus memiliki Universitas Bali Dwipa. Beliau bergabung ke Partai NasDem dan siap maju ke tingkat provinsi dari Kota Denpasar. Ini menunjukkan bahwa NasDem kini menjadi magnet bagi tokoh-tokoh potensial di Bali,” jelas Senantara.
Bergabungnya para tokoh senior dan generasi muda ke tubuh Partai NasDem, kata Senantara, menjadi sinyal positif bagi dinamika politik di Bali.
Ia menggambarkan kehadiran kader-kader baru tersebut sebagai “darah segar” yang menghidupkan kembali semangat perjuangan partai.
“Ini tentu darah segar bagi NasDem. Mungkin dulu aliran darahnya sempat tersendat, tapi dengan hadirnya banyak kader baru, sekarang mengalir lancar. Kami berharap Partai NasDem Bali semakin tumbuh dan berkembang,” katanya.
Meski semakin kuat secara struktur dan dukungan, Senantara menegaskan bahwa DPW NasDem Bali belum menetapkan target politik spesifik untuk Pemilu 2029.
Menurutnya, fokus utama partai saat ini adalah memperluas kerja nyata di tengah masyarakat dan memperkuat basis sosial melalui aksi-aksi konkret.
“Sampai saat ini belum ada target spesifik dari Ketua Umum. Namun waktu masih cukup panjang, sekitar empat tahun ke depan. Fokus kami bukan pada target angka, tetapi bagaimana terus turun dan bekerja untuk masyarakat. Itulah semangat Partai NasDem,” tegasnya.
Momentum peringatan HUT ke-14 Partai NasDem, yang digelar di Gedung DPW NasDem Bali, Renon, Denpasar, sekaligus menjadi refleksi atas konsistensi partai dalam mengusung semangat “Gerakan Perubahan”.
Dengan tambahan amunisi baru dari kalangan tokoh dan profesional, NasDem Bali kini semakin percaya diri melangkah menuju 2029 dengan komitmen untuk terus berjuang bersama rakyat.