Foto: Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi.
Jakarta
Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi, menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dan keselamatan transportasi. Dalam rapat kerja bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta sejumlah pimpinan lembaga terkait di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2024), Teguh menyampaikan sejumlah usulan strategis.
Salah satu sorotan utama Teguh adalah keamanan lalu lintas di rute Makassar–Parepare, Sulawesi Selatan, yang memiliki intensitas kendaraan tinggi. Ia menyoroti minimnya penerangan jalan di sejumlah titik, yang kerap diperparah oleh truk-truk besar yang parkir sembarangan di bahu jalan.
“Kurangnya penerangan di rute ini sangat berbahaya, terutama dengan banyaknya kendaraan berat yang berhenti di area jalan. Ini meningkatkan potensi kecelakaan,” ujar Teguh, seraya meminta Kementerian Perhubungan segera memperbaiki kondisi tersebut.
Sebagai legislator NasDem dari Dapil Sulawesi Tengah II, Teguh juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan selama periode libur panjang. Ia mengusulkan kolaborasi lintas kementerian untuk memastikan akses kesehatan bagi kelompok rentan, seperti ibu hamil, lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
“Transportasi harus inklusif, aman, dan nyaman bagi semua kalangan,” tegasnya.
Selain itu, Teguh mengingatkan Menteri PU untuk fokus pada penanganan titik-titik rawan banjir di Sulawesi Selatan, terutama di wilayah pesisir yang berbatasan dengan Selat Makassar. Ia menekankan perlunya langkah konkret, seperti perbaikan drainase, penguatan tanggul, dan normalisasi sungai, mengingat musim hujan biasanya bertepatan dengan Nataru.
“Persiapan infrastruktur jangka pendek dan panjang sangat mendesak untuk mengantisipasi potensi bencana banjir,” kata Ketua Forum Insinyur Muda Sulsel ini.
Kepada BMKG, Teguh mengapresiasi platform digital yang mempermudah pemantauan cuaca. Namun, ia mendorong agar teknologi tersebut disosialisasikan lebih luas dan diintegrasikan dalam aplikasi yang lebih sederhana untuk masyarakat.
“Informasi cuaca yang mudah diakses masyarakat, baik di darat maupun laut, sangat penting untuk mengantisipasi risiko selama Nataru,” tutupnya.
Rapat kerja ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk memastikan kesiapan infrastruktur, keselamatan, dan pelayanan publik demi mendukung perjalanan masyarakat yang aman dan nyaman selama libur Nataru.