Foto: Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Badung Antonius I Made Restika.

Badung

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Badung Antonius I Made Restika menyoroti pentingnya pemimpin Badung ke depan juga memperhatikan sektor perdagangan dan memperhatikan para pedagang kecil. Menurutnya, ada kekhawatiran bahwa toko-toko berjejaring menguasai pasar di Badung, sementara para pelaku usaha lokal, terutama UMKM, mungkin merasa tertinggal.

Untuk itu Made Restika menekankan perlunya konsep yang baik dari pemerintah untuk memastikan bahwa semua pelaku usaha memiliki kesempatan yang adil untuk bersaing secara sehat. Ini termasuk dalam hal regulasi agar tidak terlalu banyak toko berjejaring yang mendominasi, serta perencanaan yang matang untuk mendukung pedagang lokal.

“Jangan setiap pojok itu ada toko berjaringan. Harus diberikan konsep yang benar sehingga bisa berdampingan, bisa bersaing dengan sehat. Terutama UKM kita yang di Bali ini, kan kasihan sekali,” ujarnya.

Made Restika juga mengungkapkan bahwa ia sering mendapat masukan dari masyarakat, terutama pedagang kecil di Badung, yang mengalami kesulitan dalam berjualan karena lahan mereka telah diambil oleh pihak lain. Menurutnya, ini menyulitkan para pedagang kecil untuk bersaing dengan pebisnis besar yang mendominasi pasar di tingkat UMKM.

Politisi NasDem asal Banjar Semate, Desa Abianbase, Kecamatan Mengwi, Badung ini menggarisbawahi pentingnya bagi pemimpin Badung di masa depan untuk mempertimbangkan dengan serius nasib pedagang kecil ini.

“Bagaimana mereka bisa bersaing dengan seorang pebisnis yang kelasnya di atas dia, tetapi mengambil pasar di kelas UKM. Itu merajai sekali, terus pedagang-pedagang kita yang di Badung itu mau dibawa kemana? Itu harus dipikirkan dengan matang sekali oleh pemimpin Badung kedepan,” katanya.

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *