Foto:  Relawan GMT gelar syukuran Bupati dan Wakil Bupati Karangasem di Sekretariat Jalan Ahmad Yani Amlapura, Kamis (20/2). 

Karangasem

Euforia kemenangan masih terasa di Karangasem. Para relawan Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT) menggelar syukuran atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata dan Pandu Prapanca Lagosa (Gus Par-Pandu). Acara ini berlangsung di Sekretariat GMT, Jalan Ahmad Yani, Amlapura, Kamis (20/2) sore.

Namun, di balik perayaan ini, ada harapan besar yang disuarakan para relawan. Mereka ingin kepemimpinan baru benar-benar berpihak kepada rakyat. Infrastruktur jalan yang masih banyak rusak dan distribusi air bersih yang belum merata menjadi dua persoalan utama yang mereka soroti.

Penasihat GMT, I Gusti Made Tusan, yang juga ayah kandung Bupati Parwata, mengaku bersyukur atas hasil Pilkada 2024. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kemenangan ini adalah amanah besar. “Masyarakat Karangasem tidak boleh kecewa. Perjuangan ini bukan untuk pribadi, tapi untuk rakyat. Lima tahun ke depan, kepentingan masyarakat harus jadi prioritas,” tegasnya.

Kritik dan aspirasi dari berbagai kecamatan pun mengemuka. Para koordinator tim pemenangan di tingkat kecamatan (korcam) menyampaikan keluhan yang mereka temui selama kampanye. Jalan rusak dan air bersih menjadi dua permasalahan yang paling sering dikeluhkan warga.

Korcam Karangasem, Ida Bagus Mahadewa, menegaskan bahwa kemenangan Gus Par-Pandu bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan kerja keras seluruh tim. “Ini perjuangan semua pihak, dari korcam, kordes, hingga koordinator TPS. Sekarang saatnya membuktikan bahwa kita bisa mewujudkan perubahan,” ujarnya.

Sementara itu, I Wayan Rumantik, Korcam Kubu, mengingatkan bahwa meskipun pesaing Gus Par-Pandu berasal dari Kecamatan Kubu—yakni I Nengah Swadi, yang berpasangan dengan incumbent I Gede Dana—relawan tetap solid. “Kami menang bukan karena kebetulan, tapi karena kerja keras semua elemen,” ungkapnya.

Rumantik menambahkan bahwa banyak desa di Kecamatan Kubu masih mengeluhkan jalan rusak dan akses air bersih yang belum memadai. “Ini yang harus segera dibenahi. Jangan sampai lima tahun ke depan warga masih mengeluhkan hal yang sama,” tegasnya.

Ketua Badan Pemenangan Gus Par-Pandu, I Gede Krisna Adi Widana, memastikan bahwa semua masukan dari relawan akan menjadi catatan penting. “Ini bukan sekadar janji kampanye, tapi kewajiban pemerintahan Gus Par-Pandu. Harapan kita semua, pemerintahan Karangasem 2025-2030 benar-benar berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *